Programming October 21, 2025 2 min read

Logika If-Else: Cara Komputer Membuat Keputusan

N
Nashrul
Author
Logika If-Else: Cara Komputer Membuat Keputusan

Logika If-Else: Cara Komputer Membuat Keputusan

Dalam dunia pemrograman, komputer tidak bisa berpikir seperti manusia. Namun, komputer bisa memutuskan sesuatu berdasarkan logika yang kita tulis di dalam kode. Salah satu logika paling dasar dan penting adalah if-else — struktur yang membantu komputer menentukan tindakan mana yang harus dijalankan.


Apa Itu If-Else?

Struktur if-else adalah cara program menguji sebuah kondisi.
Jika kondisi itu benar (true), maka program akan menjalankan perintah tertentu.
Jika tidak (false), maka program akan mengambil jalan lain.

Bayangkan seperti ini:

“Jika hujan, bawa payung. Kalau tidak, cukup pakai topi.”

Di dalam kode, logika ini bisa ditulis seperti contoh berikut (Python):

 
cuaca = "hujan"
if cuaca == "hujan":
    print("Bawa payung!")
else:
    print("Pakai topi aja.")

Hasilnya:

Bawa payung!

Komputer membaca kondisi if cuaca == "hujan". Karena benar, maka ia menjalankan perintah di dalam if.


Kapan If-Else Digunakan?

Logika if-else dipakai setiap kali kita ingin program membuat keputusan.
Contohnya:

  • Mengecek apakah user sudah login atau belum.

  • Menentukan nilai lulus/tidak lulus berdasarkan skor.

  • Menampilkan pesan berbeda tergantung input pengguna.

Contoh (JavaScript):

 
let nilai = 85;
if (nilai >= 75) {
      console.log("Selamat, kamu lulus!");
} else {
      console.log("Maaf, kamu belum lulus.");
}

Output:

Selamat, kamu lulus!


If, Else If, dan Else

Selain if dan else, ada juga else if yang digunakan untuk kondisi tambahan.
Misalnya, kamu ingin program memeriksa beberapa kemungkinan:

 
nilai = 60
if nilai >= 80:
      print("Nilaimu sangat bagus!")
elif nilai >= 70:
    print("Nilaimu cukup baik.")
else:
       print("Kamu perlu belajar lagi.")

Di sini, komputer akan memeriksa dari atas ke bawah sampai menemukan kondisi yang benar, lalu menghentikan pemeriksaan.


Kenapa If-Else Penting?

If-else adalah dasar dari logika pemrograman. Hampir semua bahasa pemrograman — dari Python, JavaScript, C++, hingga Dart — punya struktur ini.
Tanpa if-else, program tidak bisa berinteraksi secara dinamis atau merespons kondisi tertentu.

Bisa dibilang, if-else adalah “otak kecil” dari setiap aplikasi.


Kesimpulan

Logika if-else membuat komputer bisa berpikir secara logis sesuai instruksi yang kita berikan. Dengan memahami struktur ini, kamu sudah selangkah lebih dekat menjadi programmer yang bisa menulis kode yang cerdas dan responsif.

#programming
Share:

Elevate Your Brand Today

Transform your digital presence with our expert team. Start your journey towards exceptional design and innovation.

Start Your Project